Infosiberindonesia.com BENGKULU,1 juli 2026 – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu tahun 2026 -2027 dipastikan berjalan ketat sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku sampai dengan selesai.Menanggapi momentum krusial yang telah selesai ini ,Lusi Rafiska, M.Pd.. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu memastikan memberikan atensi khusus dan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan seleksi dari awal pendaftaran sampai dengan selesai proses penerimaan jalur zonasi.
Dalam arahannya pada saat memimpin rapat koordinasi bersama panitia dan operator sekolah beberapa waktu lalu,Beliau menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Zero Pungli dan Transparansi Harga Mati
Plt Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu menekankan dengan keras bahwa tidak boleh ada praktik pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun. Seluruh jalur pendaftaran—baik zonasi, afirmasi, prestasi, maupun perpindahan tugas orang tua—harus disaring murni berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.
”Saya tegaskan kepada seluruh panitia, komite, dan pihak yang terlibat: tidak ada toleransi untuk pungli. SPMB di SMAN 5 harus berjalan bersih, jujur, dan berkeadilan. Kita ingin memberikan hak yang sama kepada seluruh calon peserta didik yang ingin menimbun ilmu di sekolah ini,” ujarnya tegas.
Peringatan Keras untuk Panitia dan Operator
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,Lusi Rafiska, M.Pd. Kepala Sekolah juga memberikan catatan merah kepada para panitia dan operator dapodik/sistem SPMB. Beliau menegaskan agar seluruh tim teknis bekerja dengan ekstra teliti, profesional, dan tidak melakukan kelalaian yang dapat merugikan calon siswa maupun mencoreng nama baik sekolah.
Ada beberapa poin krusial yang ditekankan kepada tim panitia dan operator:
• Verifikasi Berkas yang Ketat: Memastikan keabsahan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), piagam prestasi, dan surat keterangan lainnya guna menghindari manipulasi data.
• Ketepatan Input Data: Operator diminta fokus penuh guna menghindari kesalahan teknis/human error dalam penginputan sistem online.
• Belajar dari Evaluasi Lalu: Mengidentifikasi celah masalah pada SPMB tahun sebelumnya agar tidak terulang kembali di tahun ini.
•
Komitmen Menjaga Nama Baik Sekolah
Pihak sekolah berharap, dengan sistem yang bersih dan pengawasan yang ketat, SMAN 5 Kota Bengkulu dapat menyaring generasi muda terbaik yang siap berprestasi. Masyarakat pun diimbau agar bisa memaklumi kekurangan fasilitas dan jumlah kapasitas siswa yang dapat diterima melanjutkan pendidikan di SMAN 5 kota Bengkulu.
”Kita jadikan momentum SPMB tahun ini sebagai pembuktian bahwa SMAN 5 Kota Bengkulu adalah sekolah yang berintegritas tinggi. Apa yang kurang baik di masa lalu, kita kubur dalam-dalam dan jangan sampai terulang kembali. Sekarang saatnya kita maju dengan sistem yang bersih,” pungkas Lusi Rafiska, M.Pd.”
Pewarta(ad)


