Infosiberindonesia.com Bengkulu,17 Agustus 2026 – Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 tahun 2026,
Pesta megah berkibar di atas bumi yang meringis,
Katanya merdeka, tapi mengapa luka tak kunjung usai?
Katanya berdaulat, tapi kesengsaraan kian mengiris.
Ternyata yang merdeka hanyalah nama negara,
Bukan rakyat kecil yang memungut sisa asa.
Bebas dari cengkeraman penjajah asing memang nyata,
Namun kita terjerat oleh kebijakan pembawa bencana.
Bukan untuk memakmurkan mereka yang di bawah,
Melainkan menumpuk harta para pejabat berdarah dingin yang serakah.
Jika dulu senjata asing menghunjam dada,
Rakyat masih bisa angkat bambu runcing melawan.
Kini kita dijajah oleh bangsa sendiri tanpa rasa iba,
Ditindas aturan dan pasal yang membunuh perlahan.
Rakyat belum merdeka!
Selama kemiskinan masih menjerat desa dan kota,
Selama kelaparan mengintai perut-perut yang hampa,
Selama pengangguran merenggut masa depan pemuda,
Dan kelayakan hidup sebatas mimpi di negeri tetangga.
Kemerdekaan sejati hanya milik kita,
Jika tak ada lagi oknum pejabat yang sibuk memperkaya diri.
Kembalikan keadilan ke atas singgasana,
Tegakkan hukum tanpa pandang bulu dan kompromi!
Sahkan undang-undang perampasan aset, miskinkan para pencuri!
Tetapkan hukum mati bagi perampok uang rakyat yang tak tahu diri!
Hanya dengan ketegasan, rasa keadilan akan bersemi,
Barulah kita bisa berteriak dengan jujur: Merdeka NKR ku,NKRI Harga mati….!!!
Pencipta(Ade kaperwil media infosiberindonesia.com)


