Infosiberindonesia.com Bengkulu Utara,3 September 2026 – Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Bengkulu Utara kembali menjadi sorotan. Kali ini, potret pilu datang dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 165 Batu Roto yang terletak di Kecamatan Hulu Palik. Fasilitas gedung sekolah yang tidak layak dan akses jalan menuju lokasi yang memprihatinkan menjadi rintangan tersendiri bagi para siswa untuk mengenyam pendidikan.
Gedung Sekolah Usang dan Memperihatinkan :
Pemandangan memprihatinkan menyambut siapa saja yang berkunjung ke SDN 165 Batu Roto. Bangunan gedung sekolah tampak usang dengan atap seng yang sudah berkarat dan bocor di sana-sini. Dinding-dinding kelas terlihat kusam dan retak-retak. Beberapa bagian plafon juga sudah jebol,menyisakan kerangka kayu yang rapuh.
Kondisi ruang kelas pun jauh dari kata nyaman. Meja dan kursi siswa sudah usang dan banyak yang rusak. Di beberapa sudut ruangan, tumpukan buku dan peralatan belajar diletakkan seadanya karena keterbatasan tempat penyimpanan.
“Sangat tidak nyaman proses belajar mengajar di sini. Kalau hujan, air masuk ke kelas. Atapnya bocor semua. Kadang kami harus pindah kelas kalau hujannya deras,” ungkap salah satu guru dengan nada pasrah.
Akses Jalan Rusak Parah, Rawam Kecelakaan :
Penderitaan para siswa tidak berhenti sampai di situ. Akses jalan menuju SDN 165 Batu Roto juga sangat memprihatinkan. Jalan lingkungan yang menuju sekolah tersebut rusak parah dengan kondisi berbatuan dan berlubang. Saat musim hujan, jalan tersebut menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
“Kasihan para anak-anak yang menuju kesekolahan tersebut melihat kondisi jalan yang berbatuan sehingga rawan kecelakaan,” kata salah satu masyarakat desa sekitar saat dilokasi.
Kondisi jalan yang buruk ini sangat membahayakan keselamatan para siswa, terutama bagi mereka yang berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Sudah sering terjadi kecelakaan kecil, seperti siswa terjatuh karena terpeleset atau sepeda ban bocor akibat terkena batu tajam.
Harapan dan Anggaran
Pihak sekolah sebenarnya tidak tinggal diam. Kepala Sekolah SDN 165 Batu Roto, Ibu Erma, mengatakan bahwa tahun ini sekolah mendapatkan bantuan rehabilitasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbudristek) melalui APBN. Namun, bantuan tersebut hanya cukup untuk memperbaiki beberapa bagian gedung yang rusak.
“Alhamdulillah untuk tahun ini dapat bantuan rehabilitasi dari kementerian pendidikan kemendikdasmen dari APBN. Semoga kedepannya bisa mendapatkan bantuan fasilitas gedung baru baik dari dana APBN maupun APBD agar sentra pendidikan kedepannya lebih baik dan maju lagi,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, terutama Bupati Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P. , diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan menuju SDN 165 Batu Roto. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang nyaman dan aman bagi para siswa.
Kondisi pendidikan di SDN 165 Batu Roto merupakan cerminan dari tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia. Masalah sarana dan prasarana yang tidak layak dan akses jalan yang buruk masih menjadi kendala utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Pewarta(ad)


